Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sulawesi Utara, Tak Potensi Tsunami

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

bacakita.id, SULUT | Gempa tektonik Magnitudo 6,1 mengguncang Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, Minggu (6/11/2022). Gempa tidak menimbulkan tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,46° LU ; 124,80° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 Km arah Barat Kota Ondong, Sulawesi Utara pada kedalaman 237 km.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Kementerian PUPR Selesaikan 16 Rusun Pekerja IKN

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun kombinasi mendatar (oblique normal ). Dampak gempa bumi,” kata Daryono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/11/2022).

Baca Juga  Polda Riau Temukan 791 Titik Api Sepanjang Januari Hingga Juli 2022

Menurutnya, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Morotai Utara dengan skala intensitas III MMI. “Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu,” ujarnya.

Selain itu, gempa bumi ini dirasakan di daerah Ternate dengan skala intensitas II MMI. “Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” ujarnya.

Ia menyebutkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. “Hingga pukul 07.31 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock ),” ucapnya.

Baca Juga  BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa. Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” ujarnya.

 

Pos terkait

banner 468x60