Pemerintah Naikkan Anggaran Perbaikan Rumah Akibat Gempa Cianjur

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat ditemui wartawan di Kantor Kemenko PMK
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat ditemui wartawan di Kantor Kemenko PMK

bacakita.id, JAKARTA | Pemerintah Indonesia mengubah besaran dana stimulan untuk memperbaiki rumah rusak akibat gempa di Cianjur. Besaran dana yang diberikan pemerintah ini meningkat dari sebelumnya.

“Sesuai arahan presiden maka akan dilakukan perubahan nilai bantuan stimulan untuk perbaikan rumah di lokasi gempa Cianjur,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) yang dipantau daring, Selasa (13/12/2022).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Presiden Apresiasi Pemberdayaan UMKM di Maluku Utara

Secara rinci, Muhadjir menjelaskan besaran kenaikan dana stimulan untuk perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. Alokasi anggaran untuk bangunan yang mengalami rusak berat semula Rp 50 juta, menjadi Rp 60 juta.

Selanjutnya, rumah yang mengalami rusak sedang semula Rp 25 juta menjadi Rp 30 juta. Kemudian, rumah yang rusak ringan diberikan dana Rp 15 juta yang semula Rp 10 juta.

Baca Juga  Puadi Prediksi Pelanggaran Netralitas ASN Pada Pemilu 2024 Masih Marak

“Untuk itu diperlukan revisi SK Kepala BNPB Nomor 85 tahun 2022 tentang bantuan dana siap pakai untuk penanggulangan gempa bumi di Cianjur,” ujar Muhadjir.

Dia berharap seluruh kementerian/lembaga menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Muhadjir juga membeberkan data terkini pendataan rumah rusak akibat gempa bumi di Cianjur. Dimana, jumlah rumah yang mengalami kerusakan totalnya mencapai 56.480 unit.

Baca Juga  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Terdiri dari 13.633 rusak berat, 16.059 rusak sedang dan 26.856 rusak ringan,” ungkapnya. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60