Tren Wisata Spontan Diyakini Percepat Target Pergerakan Wisnus

Menparekraf Sandiaga Uno dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Senin (16/01/2023). (Foto: Kemenparekraf)

bacakita.id, JAKARTA | Wisata spontan diyakini akan mempercepat pencapaian target 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Ia mengatakan, wisata spontan terjadi dikarenakan adanya pelonggaran aturan PPKM dan kemudahan perjalanan dalam negeri (PPDN). Maupun perjalanan luar negeri (PPLN), ini menjadi faktor pendorong bagi wisatawan untuk melakukan perjalanan secara spontan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  UU PPSK buat Industri BPR Syariah Makin Kokoh

“Wisata spontan atau biasa yang dikenal wisata yang instan ini semakin terpicu dengan pelonggaran aturan PPKM. Kami ingin wisata spontan jadi momentum kita untuk mengambil keputusan kebijakan-kebijakan agar bisa disesuaikan,” kata dia.

Menurutnya, tren perjalanan wisata secara spontan memberikan kontribusi cukup besar dalam mendorong pergerakan wisnus. Oleh karenanya Sandiaga mengimbau agar ketersediaan kursi transportasi seperti pesawat dan kereta harus ditingkatkan.

Baca Juga  Polda Aceh Fokus Tindak Pelaku Kejahatan Terhadap Satwa Dilindungi

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kemenhub dan berbagai pihak. Terkait penambahan ketersediaan kursi baik dari luar maupun dalam negeri.

Serta penambahan kapasitas transportasi darat (kereta api, Bus) dan laut. Selain itu, Desa wisata diharapkan dapat menjadi destinasi utama para wisatawan spontan.

Mengingat, kata dia, selama libur natal dan tahun baru, desa wisata menjadi pilihan banyak wisatawan. Seperti Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Baca Juga  Hari Ke-10, Empat Partai Politik Mendaftar Peserta Pemilu 2024

“Terdapat peningkatan jumlah wisatawan dari 3.300 wisatawan pada tahun 2021. Menjadi 6.000 wisatawan sepanjang tahun 2022,” katanya.

“Di Desa Wisata Sembungan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terdapat peningkatan jumlah wisatawan dari 105.000 wisatawan pada tahun 2021. Menjadi 140.000 wisatawan sepanjang tahun 2022,” kata dia.

Kunjungan wisatawan pada masa libur Natal dan Tahun Baru mencapai 5.500 wisatawan. Pemasukan dari penjualan UMKM turut mengalami kenaikan sebanyak 40 persen dari sebelumnya.

Pos terkait

banner 468x60