Tips Mencegah Diare Ketika Musim Hujan

Ilustrasi Diare (Foto: istimewa)
Ilustrasi Diare (Foto: istimewa)

bacakita.id, JAKARTA | Biasanya penyakit Diare ditandai dengan meningkatnya intensitas BAB yang disertai dengan tinja yang encer. Diare sendiri termasuk keluhan kesehatan yang umum dialami oleh masyarakat Indonesia.

Maka dari itu, diare tetap tidak boleh diabaikan karena bisa menyebabkan dehidrasi. Salah satunya bisa disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri.

Melansir dari National Health Portal, diare musiman biasanya terjadi menjelang akhir musim panas dan awal musim hujan. Pada musim panas, diare lebih sering disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sementara pada musim penghujan, diare umumnya disebabkan oleh rotavirus. Penyebaran rotavirus selama musim penghujan ini dapat melalui sanitasi yang tidak higienis.

Baca Juga  Potensi Dieng Culture Festival jadi Event Kelas Dunia

Seperti yang anda tahu, musim penghujan tentu dapat memengaruhi kondisi air di beberapa wilayah tertentu. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, diare yang terjadi saat musim hujan sering kali disebabkan oleh sanitasi yang buruk.

Maka dari itu, anda memerlukan langkah pencegahan yang paling efektif. Apa saja langkah yang harus dilakukan, berikut rangkuman penjelasannya yang dirangkum dari Halodoc.

1. Pastikan anda memasak makanan sampai matang dan konsumsi selagi hangat. Hindari mengonsumsi buah dan sayuran mentah, kecuali buah dan sayuran yang bisa dikupas, begitu juga daging mentah.

Baca Juga  Produk Berdaya Saing, Industri Dalam Negeri Siap Dukung Penanganan Bencana

2. Hanya minum air yang sudah benar-benar matang. Hindari meminum air langsung dari ledeng atau air yang tidak direbus hingga matang terlebih dahulu.

Lebih baik lagi jika anda hanya meminum air kemasan yang sudah pasti terjaga kebersihannya. Hal itu dilakukan agar anda juga terjaga dari berbagai macam virus yang ada di sekitar anda.

3. Pastikan kamu tidak sengaja menelan air saat mandi. Selain tips tersebut, cuci tangan juga menjadi langkah pencegahan diare yang paling penting.

Tangan yang kotor bisa menjadi sarana penularan virus dan bakteri. Cuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan.

Baca Juga  Inovasi Minyak Makan Merah sebagai Alternatif Pencegahan Stunting

Anda wajib mencuci tangan setelah menyentuh daging mentah, menggunakan toilet, mengganti popok, bersin, batuk, dan membuang ingus.Cuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik.

4. Gunakan pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer) saat air tidak tersedia. Gunakan produk yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

5. Mendapatkan vaksin juga mampu mencegah kamu dari infeksi virus. Vaksin mungkin lebih diprioritaskan untuk bayi dan anak-anak mengingat sistem kekebalan tubuh mereka yang masih berkembang. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60