Pemilu 2024, Bawaslu Minta Seluruh ASN Jaga Netralitas

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja. Foto: ( Dok. Antara)
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja. Foto: ( Dok. Antara)

bacakita.id,  JAKARTA | Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta agar menghindari pelanggaran netralitas dalam Pemilu 2024 di media sosial. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja.

“Yang tidak disadari, bukan hanya tadi disebutkan pengumpulan dukungan. Melainkan juga adalah masalah media sosial yang dimiliki para ASN karena pelanggaran paling banyak itu pelanggaran di media sosial,” kata Bagja kepada Selasa (27/12/2022).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Komisi VIII Apresiasi Sukses Penyelenggaraan Haji 2022

Lebih jauh, Bagja mengungkapkan, saat ini Bawaslu senantiasa berupaya memasifkan sosialisasi tentang pengawasan netralitas ASN yang disepakati oleh lima lembaga. Mereka adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Bawaslu.

“Sosialisasi itu diharapkan dapat memberikan informasi mendetail kepada para ASN. Ini mengenai segala hal yang termasuk ke dalam pelanggaran netralitas ASN,” ujarnya.

Baca Juga  Korsel Keluarkan Ratusan Miliar Won Bantu Industri Konten

Selain melakukan sosialisasi, ujar Bagja, Bawaslu juga merancang strategi pengawasan dan pola penanganan pelanggaran netralitas ASN yang terintegrasi Termasuk sinergis, dan efektif untuk mencegah terjadinya pelanggaran netralitas ASN di Pemilu 2024.

“Perancangan strategi itu dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan beberapa pihak, yakni KASN, Kemenpan RB, Kemendagri, dan Kemenko Polhukam. Penguatan kerja sama ini selanjutnya dilakukan melalui pembentukan gugus tugas pengawasan netralitas ASN,” ucapnya. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60