bacakita.id, JAKARTA | Pelaksanaan Hari Makan Ikan Nasional pada 21 November 2022 mendatang tetap difokuskan pada penurunan angka stunting (gagal tumbuh). Sekalipun prevalensi (jumlah keseluruhan kasus) stunting kian menurun tiga tahun terakhir.
Direktur Pemasaran, Ditjen Penguatan Daya Saing Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Erwin Dwiyana mengatakan itu. Menurutnya, stunting di Indonesia masih di atas angka toleransi Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 20 persen.
“Prevelensi stunting pada balita mengalami penurunan selama 3 tahun terakhir. Tahun 2018 sebesar 30,8 persen menjadi 24,4 persen tahun 2021,” kata dia.
Fokus Hari Makan Ikan Nasional itu karena pemerintah ingin target penurunan angka stunting tercapai. “Sebagaimana arahan bapak presiden target penurunan stunting pada tahun 2024 mencapai ataupun dibawah 14 persen,” ujarnya.
Erwin menjelaskan, konsumsi ikan dapat mencegah stunting, meningkatkan kinerja otak, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan nasional. Sebab, katanya, ikan merupakan sumber pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi.
Ditambah, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal. “Bagaimana kita bisa memanfaatkan sumber daya ini menjadi sumber asupan protein dan gizi kepada masyarakat,” ucapnya.
Diharapkannya, dengan memperbanyak konsumsi ikan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia semakin tinggi. “Juga kualitas SDM generasi muda dan juga untuk daya saing nasional,” katanya.
Ia pun berharap agar semua pihak terus bersinergi memberdayakan masyarakat, memanfaatkan potensi laut untuk menangkap ikan. Ikan diharapkannya menjadi sumber protein masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas SDM tangguh dan unggul untuk Indonesia Emas 2045.
Pelaksanaan Hari Makan Ikan Nasional memasuki tahun ke 9 sejak ditetapkan dalam Keputusan Presiden nomor 3 tahun 2014. Adapun pelaksanaan tahun ini mengambil tema “Makan Ikan, Cegah Stunting Tingkatkan Kinerja Otak dan Ketahanan Nasional”.
Sesuai rencana, puncaknya akan digelar pada 21 November 2022 mendatang. Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah. (red)


![Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing. Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241104-WA0061-200x112.jpg)
![Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024. Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0014-200x112.jpg)
![Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2023/10/ForumWartawanPendidikanSumateraSelatanFWPSumselsuksesmenggelarPelatihanJurnalistikGen-ZdiSMKNegeri1Palembang-200x112.jpg)


