20 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Lubuklinggau

Dampak angin kencang di Kota Lubuklinggau
Dampak angin kencang di Kota Lubuklinggau

bacakita.id, LUBUKLINGGAU | Angin kencang yang terjadi pada Minggu petang (10/4), pukul 17.30 WIB, di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan, berdampak pada kerusakan rumah dan korban luka. Kejadian tersebut berlangsung saat hujan lebat mengguyur wilayah kota.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD mengatakan sebanyak 20 KK terdampak, serta 1 warga lain mengalami luka berat. Korban luka telah mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Iduladha, Polisi Fokus Pengamanan di Tempat Ibadah dan Pemotongan Hewan

“Di samping warga terdampak, angin kencang mengakibatkan kerusakan dan pohon tumbang. BPBD Kota Lubuklinggau merilis total rumah rusak berjumlah 20 unit,” kata dia.

Ia menambahkan, sebanyak 3 unit rumah warga rusak berat, sedangkan sisanya rusak ringan. Kerusakan bangunan kebanyakan atap rumah yang terhempas oleh kuatnya angin kencang.

“Segera setelah mendapatkan laporan warga Kelurahan Eka Marga, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Lubuklinggau menuju ke lokasi terdampak. Petugas membantu warga untuk mengevakuasi warga yang luka,” kata dia.

Baca Juga  Kasus Covid-19 di Indonesia Merendah Dua Tahun Terakhir

Selain itu, mereka membersihkan pohon tumbang serta material atap yang rusak. Langkah selanjutnya adalah pendataan keluarga terdampak angin kencang.

Menyikapi peristiwa ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga. Upaya memantau prakiraan cuaca dapat dilakukan untuk antisipasi dampak yang dipicu dari hujan lebat. Sementara itu, informasi prakiraan cuaca pada hari ini, Senin (11/4), menunjukkan wilayah Kota Lubuklinggau masih berpeluang berawan tebal hingga hujan ringan.

Baca Juga  Kabaharkam Polri Tinjau Arus Mudik Lebaran 2022 di Nganjuk

Kesiapsiagaan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meminimalkan dampak korban jiwa maupun kerugian material. Upaya pemangkasan ranting pohon sekitar rumah dapat mengurangi potensi risiko pohon tumbang serta penguatan struktur atap rumah sehingga dapat bertahan saat angin kencang terjadi. (JFA)

Pos terkait

banner 468x60