Jelang Imlek, Klenteng di Solo Gelar Ritual Tolak Bala

Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Tien Kok Sie yang berada di kawasan Pasar Gede, Solo melakukan ritual Pao Oen atau tolak bala. (Foto: ANTARA)
Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Tien Kok Sie yang berada di kawasan Pasar Gede, Solo melakukan ritual Pao Oen atau tolak bala. (Foto: ANTARA)

bacakita.id, SOLO | Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Tien Kok Sie yang berada di kawasan Pasar Gede, Solo melakukan ritual Pao Oen atau tolak bala. Imlek tahun 2023 akan jatuh hari Minggu (22/1/2023).

“Ritual tolak bala dengan membuang hal-hal yang buruk yang pernah kita lakukan dan menyongsong tahun baru yang akan datang. Tujuannya untuk membersihkan diri,” kata Ketua Yayasan Klenteng Tien Kok Sie, Sumantri.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Presiden Dorong Kadin Manfaatkan Peluang di Sektor Pangan

Sumantri mengatakan, ritual tolak bala ini diawali dengan pembacaan doa yang dilakukan bhante atau pemuka agama Budha. Menurutnya, pembacaan doa dipimpin Bhante Matra Maitri Mahastavira dari Jakarta Utara.

Kemudian, pihaknya melakukan pelepasan 888 burung Pipit. “Karena burung Pipit itu banyak ditangkap oleh orang dan itu bertujuan untuk melepaskan semoga dengan melepaskan burung-burung itu kita mendapatkan karma baik,” ujarnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Terima Gelar Adat Ende Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa

Selain itu, pihaknya juga melepas mahluk yang hidup di air yaitu Ikan Lele sebanyak 888 ekor “Ikan Lele dilepas atau dilarung di Bengawan Solo,” ujarnya.

Dikutip dari Wikipedia, Kelenteng Tien Kok Sie adalah salah satu kelenteng yang ada di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Pada 3 Mei 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Kelenteng Tien Kok Sie sebagai salah satu cagar budaya Indonesia.

Baca Juga  Jemaah Haji Sumsel Tiba di Palembang

Pemakaian klenteng ini sebagai tempat ibadah bagi tiga agama yaitu agama Konghucu, agama Budha, dan Taoisme. Sejumlah pemeluk agama Budha ikut melakukan ritual Pao Oen.

Pos terkait

banner 468x60