bacakita.id, JAKARTA | Pimpinan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Said Aqil Siradj mengingatkan akan ada perang informasi dalam tahun politik. Untuk itu, ia mengajak agar mitigasi ke masyarakat agar tidak ada kekeliruan informasi.
“Tahun politik telah datang, kompetisi para politisi dan partai politik mulai berjalan. Kami memprediksi Berbagai manuver akan segera menghangatkan susana kebangsaan,” kata Said.
“Polarisasi pemberitaan dan perang informasi telah datang mengancam. Kita yang cinta tanah air, harus segera bergerak,” kata Said menambahkan.
Untuk mencegah kekeliruan informasi Said melakukan konsolidasi media dan jurnalis muslim untuk membangun benteng pertahanan informasi dan digital. Menururnya, hal itu perlu dilakukan agar adanya mitigasi sosial untuk mewaspadai turbulensi politik.
“Diperlukan mitigasi sosial untuk mewaspadai dan bersiap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya turbulensi politik di tahun politik. Media dan jurnalis muslim harus dikonsolidasi, agar mampu membangun benteng pertahanan informasi dan digital,” katanya.
Sementara itu Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanganan Teroris (BNPT) Ahmad Nur Wahid mengatakan butuh pencegahan politisasi agama. Sebab, agar tidak membuka peluang berkembangnya radikal terorisme, yang mengatas namakan agama yang menghalakan segara cara.
“Reunifikasi media muslim, seperti ini adalah langkah strategis untuk mengkonsolidasikan gerakan untuk menjaga keutuhan NKRI. Serta mencegah politisasi agama,” katanya.
Selain melakukan konsolidasi dan penguatan visi, LPOI (Lembaga Persahabatan Ormas Islam) juga mendeklarasikan lahirnya Asosisiasi Media Muslim Indonesia (AMMINDO). Road Map (Peta Jalan) AMMINDO juga telah disusun dan disepakati Bersama oleh seluruh yang hadir.
Dalam kegiatan “International Media Training for Muslim Journalist” tampak hadir tokoh-tokoh Media dan Jurnalis ditingkat nasional dan tokoh tokoh dari berbagai daerah di Indonesia. Narasumber dari Tiongkok dan juga narasumber media dan jurnalis Nasional tampak juga hadir.
Diantaranya; Abdurauf Tumuniya Vice President of the Islamic Association of China yang hadir secara online dan Mr Ding dari Tiongkok. Lalu Ingki dari Universitas Multimedia, Taufiq dari INews dan Idrus dari Tempo, yang hadir secara tatap muka. (Fit)



![Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing. Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241104-WA0061-200x112.jpg)
![Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024. Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0014-200x112.jpg)
![Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2023/10/ForumWartawanPendidikanSumateraSelatanFWPSumselsuksesmenggelarPelatihanJurnalistikGen-ZdiSMKNegeri1Palembang-200x112.jpg)


