bacakita.id, MALAYSIA | Malaysia tak lagi mewajibkan penggunaan masker di dalam pesawat. Ini berlaku setelah Malaysia mencabut aturan wajib masker di dalam ruang pada awal September. Dalam pernyataan resmi pada Rabu (28/09/2022), Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan aturan bebas masker di pesawat ini akan berlaku secepatnya.
“Pada 7 September 2022, Kementerian Kesehatan mengumumkan pelonggaran wajib masker dan memutuskan penggunaan masker di dalam ruangan adalah opsional. Berdasarkan penilaian terbaru terkait situasi Covid-19 dan menimbang kebijakan terakhir, kementerian telah memutuskan penggunaan masker tak lagi wajib saat berada di dalam pesawat,” kata Khairy.
Khairy juga menjelaskan aturan ini diterapkan setelah pemerintah melakukan analisis risiko, seperti menimbang peningkatan teknologi ventilasi kabin, penggunaan filter penyerap partikulat efisiensi tinggi (Hepa) untuk menghilangkan polutan di udara, pengaturan tempat duduk pesawat, hingga frekuensi jadwal disinfeksi pesawat.
Selain itu, Khairy mengatakan pelonggaran ini diterapkan sesuai dengan rekomendasi kesehatan dari Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Singapura.
Dikutip The Star, namun, Khairy mengimbau warga yang berada dalam kelompok rentan untuk tetap menggunakan masker. Beberapa kelompok itu yakni lansia, orang dengan penyakit kronis, orang dengan kekebalan tubuh rendah, ibu hamil, dan orang-orang yang bepergian bersama lansia atau anak-anak.
Tak hanya itu, Khairy menegaskan pemakaian masker dalam pesawat masih menjadi kewenangan negara tujuan, mengingat belum semua negara menerapkan aturan bebas masker yang sama.
Malaysia telah mencabut aturan bebas masker pada 7 September lalu. Namun, masker masih harus dipakai di tempat dan kondisi tertentu. Saat itu, Khairy mengatakan pemakaian wajib masker tetap berlaku untuk pasien penderita Covid-19 dan orang-orang di transportasi umum serta fasilitas kesehatan.
Terkait fasilitas kesehatan meliputi rumah sakit, klinik, dan panti jompo. Sementara itu, untuk transportasi umum mencakup layanan e-hailing, pesawat, taksi dan kereta api. Khairy juga sangat menganjurkan warga menggunakan masker di dalam ruangan yang begitu ramai. (Fit)



![Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing. Sebanyak 250 anggota ojek online pada Senin 4 November 2024, mendeklarasikan Pilkada Damai 2024. Mereka tergabung dalam Koalisi Ojol Palembang [KOP] terdiri dari, MGMA, Kopral, OPD, Pos B, KCS, DSFP, KRC, KM 9, KRB, Solid, GGSB, Gagraber, PKP, KKP, DOR, POTB, G2MS, Dewa, Garing.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241104-WA0061-200x112.jpg)
![Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024. Sebanyak 300 ojek online [ojol] yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan [ADO Sumsel] mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di The Canopy Function Veneu Pujasera Jalan Veteran Palembang, Rabu 31 Juli 2024.](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0014-200x112.jpg)
![Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Selatan [FWP Sumsel] menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar SMKN 1 Palembang](https://www.bacakita.id/wp-content/uploads/2023/10/ForumWartawanPendidikanSumateraSelatanFWPSumselsuksesmenggelarPelatihanJurnalistikGen-ZdiSMKNegeri1Palembang-200x112.jpg)


