KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Penembakan di Meksiko

Tentara dan anggota Garda Nasional berdiri di luar penjara keamanan tinggi Altiplano di mana pemimpin geng narkoba Meksiko Ovidio Guzman (Foto: REUTERS)
Tentara dan anggota Garda Nasional berdiri di luar penjara keamanan tinggi Altiplano di mana pemimpin geng narkoba Meksiko Ovidio Guzman (Foto: REUTERS)

bacakita.id, MEKSIKO | Kedutaan Besar Republik Indonesia di Meksiko City memastikan warga negara Indonesia (WNI) aman dan tidak terdampak penembakan. Bentrokan terjadi di Meksiko usai putra gembong narkoba Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, yakni Ovidio Guzman, ditangkap.

“WNI kita aman. Kebetulan kita hanya ada dua orang warga kita yang jauh dari lokasi tembak-tembakan kemarin,” kata Dubes RI untuk Meksiko City Cheppy Triprakoso Wartono kepada Pro3 RRI, Minggu (8/1/2023) malam.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Polisi Ungkap Kasus Judi Online di Banten

Meski demikian, ia mengimbau WNI yang berada di Meksiko City untuk waspada pascadipindahkan tersangka Kartel Sinaloa oleh aparat Meksiko. “Kami minta lebih hati-hati karena kondisinya masih belum menentu. Kami tidak mau membuat suasana menjadi mencekam,” ujarnya.

WNI di Mexico City tercatat hanya sebanyak 260 orang. “Mereka banyak tersebar di sejumlah wilayah di negara tersebut,” kata Cheppy.

Baca Juga  Pimpin Pertemuan COVAX, Menlu RI Dorong Percepatan Vaksinasi Global

Pihak KBRI, kata Cheppy, terus berkomunikasi dengan pihak keamanan Meksiko City terkait keamanan pascaaksi baku tembak tersebut. “Dugaan kami setelah berkomunikasi dengan aparat keamana kayaknya agak sulit bagi kartel tersebut masuk ke Meksiko City,” ucapnya.

Cheppy menduga penangkapan terhadap Kartel Sinaloa oleh pemerintah negara federal Meksiko City karena akan ada pertemuan North American Leader Summit pada 9-10 Januari 2023 di negara tersebut. “Pertemuan itu akan dihadiri Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau,” ucapnya.

Baca Juga  Shio Ini Diramal Sering Apes di Tahun Kelinci 2023

Dikutip dari Reuters, sebanyak sembilan belas tersangka anggota geng dan 10 personel militer tewas dalam aksi baku tembak. Kejadian ini dalam penangkapan bos kartel narkoba Meksiko Ovidio Guzman di negara bagian utara Sinaloa.

Pasukan keamanan Meksiko menangkap Guzman, putra gembong Joaquin “El Chapo” Guzman yang berusia 32 tahun, pada dini hari Kamis pagi. Penangkapan ini memicu kerusuhan dan baku tembak selama berjam-jam dengan anggota geng. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60