Instruksi Istigasah di Hari Lahir NU Selama Sembilan Hari

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kanan) saat mengahadiri salah satu acara. (Foto: PBNU)
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kanan) saat mengahadiri salah satu acara. (Foto: PBNU)

bacakita.id,  JAKARTA | Jelang puncak resepsi Hari Lahir Nahdlatul Ulama pada 7 Febuari 2023 mendatang, instruksi menggelar istigasah diberikan. Instruksi tersebut disampaikan oleh Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul mengatakan bahwa istigasah nantinya dilakukan selama sembilan hari penuh sampai puncak resepsi. Intruski diberikan kepada seluruh pengurus NU, serta pengurus lembaga dan banom mulai pusat hingga ranting (kelurahan).

Baca Juga  Polisi Bongkar Kasus Video Call Seksual Anak

“Atas perintah Rais Aam (KH Miftachul Ahyar) dan Ketum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf). PBNU hari ini menginstruksikan untuk melakukan Istigasah,” kata Gus Ipul.

Selain itu, instruksi juga diingatkan untuk dilakukan di seluruh pesantren, lembaga pendidikan, masjid, musala di bawah naungan NU. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan istigasah ini bertujuan agar pertolongan Allah bisa terus menaungi NU dalam usianya.

Baca Juga  DPR RI Setujui RUU TPKS menjadi Undang-undang

“Istigasah ini dimaksudkan untuk keselamatan NU, Indonesia dan dunia. Secara umum untuk keselamatan umat manusia seluruhnya,” ujar Gus Ipul.

Istigasah menandai 1 Abad NU ini akan dimulai pada 31 Januari 2023 mendatang. Atau bertepatan dengan tanggal 9 Rajab 1444 hijriah, sesuai penanggalan Masehi, NU berdiri pada 31 Januari 1926.

“Istigasah akan digelar hingga tanggal 7 Febuari 2023 malam. Atau bertepatan dengan kelahiran NU di kalender hijriah yakni 16 Rajab 1444 hijriah,” ujarnya.

Baca Juga  Iran Tuduh AS Sebar Iranophobia agar Bikin Timur Tengah Tegang

Sementara itu, puncak peringatan 1 abad NU akan digelar di GOR Sidoarjo, Jawa Timur. Kolosal peringatan 1 abad ini akan digelar selama 24 jam nonstop mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Pos terkait

banner 468x60