Bulog Diharapkan Bisa Serap Stok Beras di Penggilingan

Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Perum Bulog, Pulo Brayan Darat, Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/11/2022). (Foto: ANTARA)
Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Perum Bulog, Pulo Brayan Darat, Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/11/2022). (Foto: ANTARA)

bacakita.id, JAKARTA | Kementerian Pertanian menyebutkan penggilingan di daerah masih memiliki stok beras hingga 1,8 juta ton. Dengan demikian Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa menyerapnya untuk mencukupi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Ini kondisi kami, kemarin diminta bapak menteri untuk mendata berapa stok yang ada di penggilingan masing-masing provinsi. Saya kasih liat yang dikasih border biru lah,” ungkap Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Ismail Wahab.

Baca Juga  Timnas Indonesia Tiba di Kuwait untuk Kualifikasi Piala Asia 2023

Menurut dia, harga yang meningkat menjadi kendala serapan beras Bulog. Adapun harga beras di penggilingan telah mencapai Rp 10.300 per kilogram, sementara Bulog hanya mampu membeli di harga Rp 9.700 per kilogram.

Ismail menyebutkan sejauh ini realisasi serapan beras Bulog masih di angka 92.000 ton. Masih jauh dari total kesanggupan pasokan beras di penggilingan sebanyak 353.620 ton.

“Harga rata-rata beras di penggilingan sudah Rp10.300 per kg, sementara harga beli Bulog hanya Rp9.700 per kg. Itu kendalanya, penggilingan pasti memilih menjual ke konsumen langsung,” ujar Ismail.

Baca Juga  Menhub: Dampak Pandemi Tak Boleh Ganggu Komitmen Peningkatan Keselamatan Penerbangan

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menyampaikan pihaknya risau tak dapat penuhi cadangan beras pemerintah yang ditargetkan mencapai 1,2 juta ton pada 2022. Adapun data Bulog CBP saat ini masih di angka 625.000 ton.

Hal ini disampaikan Buwas sapaan akrab Dirut Perum Bulog saat menjawab pertanyaan anggota dewan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI. RDP dilakukan dengan Bapanas, ID Food dan PT Pupuk Indonesia, termasuk Bulog, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga  Warga Dilarang Beraktivitas 13 Km dari Puncak Semeru

“Yang pasti tidak akan terpenuhi. Pasti,” ujar Buwas.

Buwas mengaku Bulog telah mengirim tim dan mencari stok beras yang bisa diserap. Bahkan menurutnya Bulog telah mengamankan 500.000 ton beras dari luar negeri untuk memenuhi kekurangan CBP. (red)

Pos terkait

banner 468x60