“Bom Topan” Terpa AS, 28 Tewas di New York

Seorang pria berupaya membersihkan jalan yang tertutup salju tebal di Buffalo, New York, AS, Sabtu (24/12/2022). (Foto: EPA)
Seorang pria berupaya membersihkan jalan yang tertutup salju tebal di Buffalo, New York, AS, Sabtu (24/12/2022). (Foto: EPA)

bacakita.id,  JAKARTA | Badai musim dingin atau “bom topan” menerpa Amerika Serikat (AS), tepatnya di Amerika Utara. Sebanyak 28 orang tewas di Negara Bagian New York, sebagian besar di Kota Buffalo.

Badai musim dingin itu juga disebut sebagai “bom topan”. Sebab, badai itu terjadi ketika tekanan atmosfer merosot, menyebabkan salju dan angin lebat.

Bacaan Lainnya

“Ini akan dicatat dalam sejarah sebagai badai paling dahsyat di Buffalo,” kata Gubernur Negara Bagian New York Kathy Hochul dilansir dari laman BBCIndonesia, Rabu (28/12/2022). Hochul, yang juga penduduk asli Buffalo ini mengatakan, diperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah.

Baca Juga  Menhub Dorong Instansi Pemerintah Jadi Role Model Penggunaan Kendaraan Listrik

“Karena petugas tengah mencari orang-orang yang terjebak di dalam mobil, dan tertimbun salju selama lebih dua hari,” ujarnya. Bom topan adalah istilah yang diberikan untuk badai eksplosif, karena meningkat dengan cepat. Itu, dengan tekanan udara sentralnya turun, setidaknya 24 milibar dalam 24 jam.

Seorang pejabat menggambarkan, badai ini “mungkin yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir”. Banyak toko tutup sejak Senin (26/12/2022), ketika badai salju menutup jalan dan menyebabkan aliran listrik putus.

Baca Juga  Rusia Angkat Kaki, Bendera Ukraina Berkibar Lagi di Pulau Ular

Salju setebal 23 Centimeter diperkirakan turun di sebagian Negara Bagian New York. Warga kesulitan mendapatkan makanan dan obat-obatan; ada laporan penjarahan terhadap toko, Selasa (27/12/2022).

Presiden AS Joe Biden sudah menyetujui keadaan darurat, dan memungkinkan dukungan Pemerintah Federal Bagi Negara Bagian New York. Badai yang menghantam wilayah dari Kanada hingga perbatasan Meksiko ini, juga telah menewaskan setidaknya 56 orang.

Baca Juga  Presiden Jokowi Berikan Bonus Kepada Timnas Sepak Bola U-16

Banyak wilayah Timur Amerika Serikat mengalami suhu sangat dingin di bawah nol derajat Celsius, pada Senin (26/12/2022). Itu, sebelum cuaca mulai menurun, Selasa (27/12).

Sementara, empat orang meninggal di Kanada ketika sebuah bus terguling di jalan yang tertutup es. Tepatnya, di dekat Kota Merritt, Provinsi Bagian Barat, Columbia.

Namun dikhawatirkan jumlah korban akan meningkat setelah salju tebal meleleh. Banyak terperangkap di dalam mobil, dan banyak rumah belum terjangkau karena jalanan terputus. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60