Aspek Komersial di Balik Pertandingan Arema vs Persebaya Malam Hari

Insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang
Insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang

bacakita.id, JAKARTA | Tragedi Kanjuruhan, menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia, dan sekitar 130 orang lebih dipastikan meninggal dalam tragedi yang merupakan tragedi dengan korban terbesar kedua di dunia.

Tentu diperlukan evaluasi menyeluruh yang perlu dilakukan, agar tragedi ini tidak terjadi lagi di Indonesia. Juga investigasi atas semua aspek yang membuat tragedi ini terjadi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  ASEAN Paragames Solo 2022 Resmi Ditutup

Salah satu hal yang juga disorot adalah tetap berlangsungnya pertandingan di malam hari, padahal Polri sudah meminta agar pertandingan itu digeser ke sore hari.

Masalah ini menjadi menarik, sebab ngototnya PSSI dan LIB tetap menggelar pertandingan pada malam hari, dikarenakan besarnya nilai komersial yang didapat televisi dari iklan, jika siaran pertandingan itu tetap terjadual pada malam hari di waktu prime time.

Baca Juga  Piala AFF 2022: Timnas Wanita Gelar Latihan Perdana

Sayangnya, infrastruktur stadion dan kesiapan aparat keamanan, kurang menunjang jika pertandingan digelar malam hari.

Pakar komunikasi, Rahmat Edi Irawan melihat perlunya semua pihak untuk terbuka dalam melakukan evaluasi.

“Jika memang ada sesuatu yang harus diubah atau diperbaiki, harus berbesar hati untuk melakukannya. Tidak ada nilai pertandingan sepakbola apapun yang setara dengan satu saja nyawa yang hilang”, jelasnya. (Fit)

Pos terkait

banner 468x60